Pantai Talanca Sukabumi merupakan salah satu destinasi pesisir yang memiliki potensi wisata besar di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Berada di kawasan Ciletuh, Palabuhan Ratu UNESCO Global Geopark, pantai ini dikenal dengan bentangan pasirnya yang luas dan ombaknya yang cocok untuk olahraga air seperti surfing.
Namun, di balik keindahan alamnya, Pantai Talanca juga menghadapi masalah lingkungan serius yang telah memicu perhatian masyarakat dan pemerintah setempat. Permasalahan lingkungan tengah dihadapi, serta berbagai upaya pemulihan yang dilakukan untuk menjadikan pantai ini kembali bersih dan layak dikunjungi.
Baca Juga: 5 Manfaat Hutan Mangrove
Keindahan Alam dan Potensi Wisata
Pantai Talanca secara geografis terletak di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Pantai ini memiliki ciri khas geografis yang landai dan pesisir yang panjang, menjadikannya cocok sebagai lokasi bersantai, bermain air, dan menikmati pemandangan laut yang luas.
Di masa lalu, kawasan pantai ini bahkan dikenal sebagai salah satu spot surfing yang menarik bagi peselancar lokal maupun pengunjung internasional karena kualitas ombaknya yang bagus.
Potensi wisata ini menempatkan Pantai Talanca sebagai salah satu aset penting bagi pariwisata Sukabumi, terutama karena letaknya di dalam area Geopark Ciletuh, Palabuhan Ratu yang sudah diakui keberadaannya secara internasional.
Masalah Lingkungan: Sampah yang Menumpuk
Meskipun memiliki daya tarik alam yang kuat, Pantai Talanca Sukabumi juga menghadapi tantangan besar dalam hal pengelolaan lingkungan. Dalam beberapa tahun terakhir, tumpukan sampah menjadi masalah serius yang melanda pantai ini.
Sampah yang terutama datang dari aliran sungai, terutama Sungai Cimandiri, menyebabkan pantai berubah dari lanskap alam yang indah menjadi area yang dipenuhi limbah plastik, kain, dan sampah lainnya.
Beberapa media menyampaikan bahwa diperkirakan besarnya volume sampah bisa mencapai ratusan ton. Kondisi ini bukan hanya menghalangi keindahan pantai, tetapi juga menjadi ancaman bagi ekosistem pesisir dan kualitas air laut di sekitarnya.
Permasalahan ini tidak berakhir setelah pembersihan besar-besaran. Bahkan pada awal tahun 2026, sampah kain kembali ditemukan berserakan di garis pantai, menunjukkan bahwa tantangan penanganan sampah masih jauh dari selesai. Kondisi ini memantik sorotan publik dan menjadi fokus perhatian pemerintah daerah karena dampaknya terhadap citra pariwisata serta kesehatan lingkungan.

Source Foto: detikcom
Upaya Pemerintah dan Masyarakat dalam Pemulihan
Menanggapi keadaan ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan berbagai lembaga terkait terus memperkuat upaya pengelolaan Pantai Talanca agar kembali bersih dan layak sebagai destinasi wisata.
- Monitoring dan Evaluasi Lapangan : Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi telah menurunkan tim teknis untuk melakukan pemantauan kondisi sampah di kawasan pantai secara berkala. Data hasil pemantauan dimanfaatkan untuk menilai karakteristik polusi sampah dari waktu ke waktu dan merancang strategi pembersihan yang lebih efektif.
- Kolaborasi Lintas Sektor : Upaya penanganan juga melibatkan sinergi lintas sektor, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan relawan lingkungan. Kolaborasi ini penting untuk menjadikan aksi kebersihan lebih menyeluruh dan berkelanjutan. Pandangan bersama adalah bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan tidak hanya berada di tangan pemerintah saja, tetapi juga masyarakat luas.
- Aksi Bersih-bersih dan Partisipasi Komunitas : Sejak tahun-tahun sebelumnya, ratusan hingga ribuan relawan, warga lokal, dan organisasi turun tangan dalam berbagai aksi bersih-bersih pantai. Pembersihan garis pantai hingga sepanjang 1–2 kilometer telah dilakukan dengan dukungan alat berat dan pengumpulan sampah yang intensif. Aksi ini bertujuan tidak hanya untuk membersihkan sampah yang ada di permukaan, tetapi juga untuk mengangkat material yang terbawa arus laut dan berpotensi kembali menodai pantai.
- Penanganan dari Hulu : Penyebab utama penumpukan sampah bukan sekadar aktivitas wisata, tetapi juga kiriman limbah dari sungai yang bermuara ke pantai. Pemerintah dan kalangan aktivis lingkungan sepakat bahwa penanganan masalah harus dilakukan dari hulu — yakni dengan mengatasi sumber sampah di sungai dan wilayah permukiman di sekitarnya. Pendekatan ini diharapkan dapat menekan akumulasi sampah sebelum mencapai pesisir.
Tantangan yang Masih Harus Diatasi
Meskipun sudah ada berbagai langkah penanganan, masih banyak tantangan yang dihadapi dalam upaya memulihkan Pantai Talanca. Beberapa di antaranya adalah:
- Sumber sampah yang terus datang melalui sungai
- Penanganan sampah kain yang berbeda sifatnya
- Keterbatasan fasilitas sampah di wilayah hulu
- Perubahan budaya masyarakat terkait pengelolaan sampah
Tanpa pendekatan holistik dan keterlibatan aktif berbagai lapisan masyarakat, tantangan tersebut bisa menjadi beban berkelanjutan yang menghambat pengembangan wisata pesisir yang sehat.
Pantai Talanca sebagai Wajah Pariwisata Sukabumi
Pantai Talanca tidak hanya sekadar garis pantai; ia merupakan cerminan hubungan antara alam dan manusia. Potensinya sebagai destinasi wisata selancar dan pesisir yang indah sangat besar. Namun, keberlanjutan nilai wisata tersebut sangat dipengaruhi oleh keberhasilan pengelolaan lingkungan secara efektif.
Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, komunitas lokal, dan pengunjung, Pantai Talanca bisa kembali menjadi destinasi yang bersih, aman, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, sekaligus menunjang reputasi Sukabumi sebagai kawasan wisata pesisir unggulan di Jawa Barat.
Tentang PT Wastec International
PT Wastec International adalah perusahaan terkemuka di bidang penyedia jasa pengolahan limbah B3 di Indonesia. Berdiri sejak tahun 2004, PT Wastec International telah memiliki fasilitas pengolahan limbah di Cilegon, Semarang, dan Tuban. Setiap fasilitas telah dilengkapi teknologi canggih untuk mengolah berbagai jenis limbah B3 medis maupun industri.
PT Wastec International juga mengedepankan layanan sebagai berikut:
- Pengelolaan Limbah B3
- Pengangkutan Limbah
- Pengolahan Air Limbah Industri
- Pengelolaan Limbah Minyak dan Gas
- Pembersihan dan Pemulihan Minyak
- Rekayasa Lingkungan
- Layanan Pembersihan Tempat
Kelola limbah secara profesional dengan layanan pengelolaan limbah terintegrasi bersama PT Wastec International



