biopori

Lubang Biopori sebagai Solusi Lingkungan: Upaya Nyata Pencegahan Banjir di Sumenep

Lubang biopori sebagai solusi lingkungan menjadi salah satu langkah sederhana namun berdampak nyata dalam menjaga keseimbangan alam dan mencegah banjir. Metode ini kembali mendapat perhatian setelah berbagai organisasi kepemudaan dan komunitas di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, aktif melakukan pembuatan lubang biopori di berbagai wilayah. 

Salah satunya adalah gerakan yang pernah dilakukan Pramuka dengan membangun sekitar 2.000 titik lubang biopori di Sumenep. Inisiatif ini menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak selalu memerlukan teknologi mahal, tetapi dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara kolektif oleh masyarakat.

Baca Juga: Banjir Sumatera: Faktor Penyebab, Dampak, dan Pentingnya Aksi Bersama

 

Apa Itu Lubang Biopori?

Lubang biopori adalah lubang silindris vertikal yang dibuat ke dalam tanah dengan diameter kecil dan kedalaman tertentu, umumnya antara 50 sentimeter hingga satu meter. Lubang ini berfungsi sebagai saluran resapan air sekaligus media pengolahan sampah organik.

Menurut konsep ekologisnya, biopori membantu mempercepat infiltrasi air hujan ke dalam tanah, sehingga mengurangi limpasan air di permukaan yang sering menjadi penyebab banjir, terutama di kawasan permukiman.

 

Gerakan Pembuatan Lubang Biopori di Sumenep

Kabupaten Sumenep menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong penerapan lubang biopori. Wakil Ketua Generasi Emas Nusantara (GEN) Sumenep, Yono, menyampaikan pada awal tahun 2026 ini pada media RRI.co.id bahwa pembuatan biopori merupakan salah satu upaya konkret yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah banjir.

Ia menjelaskan bahwa titik-titik biopori dibuat di berbagai wilayah sebagai langkah mitigasi lingkungan. Gerakan ini melengkapi upaya sebelumnya yang dilakukan organisasi kepemudaan seperti Pramuka, yang telah membuat ribuan lubang biopori di Sumenep.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata peran komunitas dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
lubang biopori

Lubang Biopori untuk Pencegahan Banjir

Salah satu manfaat utama lubang biopori adalah sebagai sarana resapan air. Ketika hujan turun, air yang biasanya mengalir di permukaan dapat langsung masuk ke dalam tanah melalui lubang biopori.

Dengan semakin banyak titik biopori, kapasitas tanah untuk menyerap air meningkat. Hal ini sangat penting bagi daerah yang rawan genangan atau banjir akibat sistem drainase yang terbatas.

Yono menegaskan bahwa memperbanyak titik biopori merupakan langkah efektif dan murah untuk membantu mengurangi risiko banjir, terutama di kawasan permukiman padat.

 

Pengolahan Sampah Organik Secara Alami

Selain berfungsi sebagai resapan air, lubang biopori sebagai solusi lingkungan juga berperan dalam pengelolaan sampah organik. Lubang biopori dapat diisi dengan sampah organik seperti sisa makanan, daun kering, dan limbah dapur.

Seiring waktu, sampah organik tersebut akan terurai secara alami oleh mikroorganisme tanah dan berubah menjadi kompos. Proses ini membantu mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus menghasilkan pupuk alami yang menyuburkan tanah.

Dengan cara ini, biopori menjadi solusi ganda untuk persoalan banjir dan pengelolaan sampah.

 

Manfaat Ekologis Lubang Biopori

Keberadaan lubang biopori memberikan berbagai manfaat ekologis, antara lain:

  1. Meningkatkan daya resap air tanah
  2. Mengurangi limpasan air permukaan
  3. Menjaga kelembaban tanah
  4. Mendukung kehidupan mikroorganisme tanah
  5. Meningkatkan kesuburan tanah

Manfaat tersebut menjadikan biopori sebagai teknologi tepat guna yang relevan diterapkan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

 

Cara Pembuatan Lubang Biopori

Yono menjelaskan bahwa pembuatan lubang biopori dilakukan menggunakan alat khusus. Prosesnya relatif sederhana dan dapat dilakukan oleh masyarakat secara mandiri.

Secara umum, langkah pembuatan lubang biopori meliputi:

  1. Menentukan lokasi yang sering tergenang air
  2. Melubangi tanah dengan kedalaman 50 cm hingga 1 meter
  3. Memastikan lubang tetap terbuka
  4. Mengisi lubang dengan sampah organik secara berkala

Dengan perawatan yang tepat, lubang biopori dapat berfungsi optimal dalam jangka waktu lama.

 

Peran Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan

Gerakan biopori di Sumenep menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan tidak harus menunggu kebijakan pemerintah. Yono menegaskan bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari diri sendiri melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama.

Ketika masyarakat terlibat aktif, upaya pelestarian lingkungan menjadi lebih berkelanjutan dan berdampak luas. Lubang biopori menjadi simbol kolaborasi antara kesadaran individu dan aksi kolektif.

 

Biopori sebagai Bagian dari Mitigasi Perubahan Iklim

Dalam konteks yang lebih luas, pembuatan lubang biopori juga mendukung mitigasi dampak perubahan iklim. Dengan meningkatkan resapan air dan memperbaiki kualitas tanah, biopori membantu menjaga keseimbangan ekosistem lokal.

Jika diterapkan secara masif, biopori dapat menjadi bagian dari strategi adaptasi perubahan iklim berbasis masyarakat.

Lubang biopori sebagai solusi lingkungan merupakan langkah sederhana namun efektif dalam menjaga kelestarian alam dan mencegah banjir. Gerakan pembuatan ribuan lubang biopori di Kabupaten Sumenep membuktikan bahwa aksi komunitas mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

Melalui peningkatan resapan air, pengolahan sampah organik, dan perbaikan kualitas tanah, biopori menjadi solusi praktis yang dapat diterapkan oleh siapa saja. Dengan memulai dari tindakan kecil, masyarakat dapat berperan besar dalam menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

 

Tentang PT Wastec International

PT Wastec International adalah perusahaan terkemuka di bidang penyedia jasa pengolahan limbah B3 di Indonesia. Berdiri sejak tahun 2004, PT Wastec International telah memiliki fasilitas pengolahan limbah di Cilegon, Semarang, dan Tuban. Setiap fasilitas telah dilengkapi teknologi canggih untuk mengolah berbagai jenis limbah B3 medis maupun industri.

PT Wastec International juga mengedepankan layanan sebagai berikut:

  1. Pengelolaan Limbah B3
  2. Pengangkutan Limbah 
  3. Pengolahan Air Limbah Industri
  4. Pengelolaan Limbah Minyak dan Gas 
  5. Pembersihan dan Pemulihan Minyak
  6. Rekayasa Lingkungan
  7. Layanan Pembersihan Tempat

Kelola limbah secara profesional dengan layanan pengelolaan limbah terintegrasi bersama PT Wastec International

Picture of Author

Author